Salah Satu Agenda IAI, Munaslub

Maztri Indrawanto (kanan)

Maztri Indrawanto (kanan)

Surabaya – Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) memilih Surabaya untuk menyelenggarakan Konvensi Arsitektur Indonesia sejak tanggal 22 hingga 25/02/2018.

Maztri Indrawanto Ketua Panitia Indonesian Architecture Convention (IAC) 2018 mengatakan, kegiatan ini guna memberikan tempat untuk para arsitek.

Masih kata Maztri, semua itu untuk mendapatkan serta mencurahkan gagasan maupun pengalaman dalam dunia arsitektur.

“Apalagi sekarang ini sudah diberlakukan Undang-Undang (UU) Arsitek sejak Bulan Agustus 2017,” kata Maztri.

Maztri menjelaskan, Konvensi Arsitektur Indonesia mempertemukan arsitek Indonesia, akademisi bidang arsitektur, mahasiswa, stakeholders juga masyarakat yang ingin mengenal lebih jauh tentang bidang arsitektur.

Kegiatan yang digelar pada kawasan Jalan Tunjungan dan sekiarnya yang merupakan ikon Kota Surabaya.

“Acara ini dihadiri para arsitek Jawa Timur (Jatim) dan arsitek utusan Seluruh IAI pengurtus daerah di Indonesia,” tambahnya. “Serta Asosiasi Arsitek negara Singapura, Malaysia dan Thailand.” tuturnya

Maztri yang juga sebagai Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga IAI Jatim menerangkan, pembukaan Konvensi Arsitek Indonesia dilakukan oleh Tri Rismaharini (Risma) Wali Kota Surabaya.

Beberapa acara yang digelar dalam Konvensi Arsitek Indonesia, adalah Seminar Arsitektur tentang Undang-Undang Arsitek.

Dilanjut dengan pameran karya Arsitek Indonesia di beberapa daerah, pameran material dan aksesoris bangunan.

Kemudian kegiatan campus goes to Kampung, dimana beberapa perguruan tinggi arsitekstur melakukan kegiatan di Kampung Candirejo, Ketandan dan Kebangsren, Genteng, Pameran Arsitektur Jengki, Cinema Caravan, Whiteground Project.

Dari berbagai agenda-agenda tersebut yang menarik ialah, Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) IAI dengan materi pembahasan Anggaran Dasar Organisasi IAI.