Salah Pilih Ternyata Badut

Gedung MPR - DPR RI

Gedung MPR – DPR RI

Yogyakarta – Perseteruan 2 koalisi (Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat) yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bukannya membuat simpati rakyat Indonesia. Bahkan masyarakat menuding badut-badut berdasi yang mulai berakrobat serta terlihat sangat bodoh.

“Bukannya bekerja malah berbuat ulah, tidak salah kalau Gus Dur pernah mengatakan Taman Kanak-Kanak (TK) bahkan akan dibubarkan, kalau kita menyebutnya segerombolan badut yang lagi beraksi,’ kata Karjo.

“Kita ini sudah muak dengan suguhan yang tidak enak dilihat mata, berhenti dan bekerja itu lebih terhormat dari pada berebut kursi,” ungkap John.

“Kita sendiri yang salah memilih mereka, memilih wakil rakyat berotak udang, begini ini jadinya, bisanya ribut dan berkelahi, jangan salahkan generasi muda mengikuti oleh mereka, bodoh,” kata Riski dengan jengkalnya.

“Berkata seperti dewan, yang tidak punya rasa salah sedikitpun, kebal hukum, jujur saya malu melihatnya,dibayar dengan gaji tinggi ditambah berbagai fasilitas, itu uang rakyat, malah berkelahi, kalau tidak bisa kerja turun, biar yang lain yang menggantikan, dasar makan gaji buta,” papar Yosep.

“Kami sebagai Rakyat Indonesia meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memelototi anggaran dewan, kita tidak rela uang kita dimakan oleh mereka, yang hanya bisa berkelahi namun tidak bisa bekerja,” pungkas Iman.