Rubah Dulu UUD 1945

kejagungJakarta – Manusia TUHAN saat ini masih terus berupaya mengkriminalisasikan bagi semua masyarakat yang jelas-jelas menghina HAKIM.

“Mereka sebenarnya bukan hakim akan tetapi lebih tepatnya sebagai manusia TUHAN yang tidak bisa menerima kritikan dari manapun,” kata Rio. “Ini era demokrasi dan transparansi, hal yang sangat aneh kalau para hakim tidak mau dikritisi,” tambahnya.

“Mengenai adanya teror untuk para hakim di daerah, bisa lapor polisi, gak harus merubah Undang-Undang (UU), aneh saja diteror minta UU dirubah,” kata Simon.

“Anda bisa dilihat, instansi lain tidak sedikit yang diteror, bahkan kepolisian di Cirebon dulu pernah di bom, mereka bahkan sangat tidak begitu panik seperti anda, bapak hakim,” tambahnya.

“Revisi UU itu, sama halnya membungkam suara rakyat Indonesia, dan sudah tidak sesuai lagi dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945,” ucap Yanto.

“Kalau ingin merevisi UU, rubah dulu beberapa poin yang ada di UUD 1945, sehingga ada sinergisitas UU anda dan UUD 1945, dengan istilah bukam suara rakyat,” tegasnya.