Risma Kumpulkan Semua Guru

Tri Rismaharini

Tri Rismaharini

Surabaya – Setelah tertangkap tangan terkait pungutan liar (pungli) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 15 oleh anggota legislatif Surabaya. Rupanya membuat Tri Rismaharini (Risma) Walikota Surabaya mengumpulkan seluruh Kepala Sekolah dan Wakil mulai dari SMA, Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Seklah Dasar (SD).

“Guru-guru silakan fokus untuk mengajar, tidak perlu ngurusi yang lain serta jangan mencoba melakukan hal-hal yang diluar aturan,” kata Risma. “Semua kebutuhan akan dicukupi. Saya ingin anak-anak Surabaya sukses,” tambahnya.

“Saya hanya mengingatkan anda semua, untuk apa kita ini menjadi guru, saya yakin sebenarnya guru-guru ini sudah mengerti beritanya dan sekarang tengah diproses,” terangnya.

“Hari ini kita sudah periksa Kasek, Wakasek, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan (Kabid Dikmen Dindik), kemungkinan besok sudah ada hasilnya, semuanya akan kami laporkan kepada atasannya serta walikota,” papar Sigit Sugihartoyo Inspektorat Surabaya.

“Berat atau ringannya sanksi itu terkait dengan besar kecilnya kesalahan yang dilakukan, jadi Wakasek SMAN 15 sekarang ini statusnya sudah menjadi guru biasa lagi, karena sudah dicopot,” tandasnya.