RAR Bersih-Bersih Jalan Penuh Sejarah

Herman Rifai Saat Melepas Burung

Herman Rifai Saat Melepas Burung

Surabaya – Komunitas “Rek Ayo Rek” pada saat ini menggelar bakti sosial bersih-bersih jalan raya sebagai wujud kepedulian Kota Surabaya.

“Kami sengaja menggelarnya di Jalan Tunjungan karena di jalan menjadi bagian dari sejarah Surabaya mempertahankan Kemerdekaan Indonesia,” kata Herman Rivai Ketua Umum Komunitas “Rek Ayo Rek”.

Herman Rivai menambahkan, melalui kegiatan ini, pihaknya berharap semangat kepedulian dan kegotongroyongan mampu menggugah warga untuk terlibat dalam pembangunan kota.

“Kesadaran warga kota sangat penting untuk menciptakan suasana Surabaya kondusif,” ungkapnya. “Bersih-bersih di jalan menjadi sangat berguna dan bermanfaat yang harapannya menular ke semua warga,” ucapnya.

Saifullah Yusuf Wakil Gubernur Jawa Timur dan Whisnu Sakti Buana Wakil Walikota Surabaya

Saifullah Yusuf Wakil Gubernur Jawa Timur dan Whisnu Sakti Buana Wakil Walikota Surabaya

Acara tersebut juga dihadiri Saifullah Yusuf Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim). Bahkan dalam kesempatan tersebut dirinya mengapresiasi kegiatan ini karena dinilai meneruskan tradisi mantan Presiden Soekarno yang mewariskan semangat gotong royong.

“Bung Karno pernah berpesan, bahwasannya Pancasila itu kala diperas setiap silanya berintikan gotong royong,” paparnya.

“Nah, mari kita sebagai generasi sekarang tidak pernah berhenti menggelorakan semangat itu,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Whisnu Sakti Buana (WS) Wakil Walikota Surabaya. “Siapa saja yang ikhlas membangun kota ini, maka Pemerintah Kota (Pemkot) dengan sangat terbuka mengapresiasinya,” tambahnya.

“Kegiatan semacam ini jangan dijadikan formalitas saja, tapi bergerak ke depan demi mewujudkan pembangunan Surabaya tercinta,” jelasnya.

Tidak hanya bersih-bersih Jalan Tunjungan, bakti sosial yang dihadiri sejumlah legislator DPRD Surabaya beserta ratusan warga itu juga digelar deklarasi komunitas “Rek Ayo Rek” dengan hiburan musik patrol yang menyanyikan lagu-lagu khas Surabaya maupun perjuangan serta pelepasan burung.

Komunitas “Rek Ayo Rek” digagas oleh sekelompok masyarakat yang terdiri dari para jurnalis, pegiat sosial kemasyarakatan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), akademisi, pengamat sosial, pejabat aktif di eksekutif maupuan legislatif yang menaruh kepedulian terhadap kemajuan Surabaya dan Jawa Timur.

Komunitas ini bergerak bersama untuk mendorong kemajuan Surabaya juga Jawa Timur yang lebih bermartabat dengan mengembangkan nilai nilai solidaritas dan kegotongroyongan.