Rakyat Minta Sidang Terbuka

dprJakarta – Kasus Freeport Indonesia (FI) dengan membawa nama dari Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) yang saat ini ditangani oleh Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (MKD DPR RI) dilakukan dengan sidang terbuka.

Kuatnya dorongan yang dilakukan oleh kalangan masyarakat agar dilakukan sidang terbuka. Semua itu disebabkan hampir semua lapisan masyarakat sangat tidak mempercayai indepensi terhadap para legislator pusat.

“Bukanya kami tidak percaya, tapi bagaiman kami sebagai bagian dari rakyat Indonesia bisa percaya, apabila yang menyidangkan adalah juga orang dewan sediri,” kata Lukman.

“Coba kita pikirkan bersama-sama, dewan menyidangkan dewan, jelas teman sama teman, apalagi yang disidang adalah pimpinannya, hasilnya silakan pikirkan sendiri,” tambahnya.

“Terbuka akan lebih baik, walau tidak jelas benar, jangan salahkan rakyat, bila mempunyai pikiran macam-macam, apa kredibilitas anggota dewan selama ini baik, tidakkan,” kata Samsul.

“Anda berbuat baik saja, tidak akan dipercaya, apalagi jelek, sepertinya tidak ada kata baik untuk anda, wahai saudara di legislator sana, kami lebih percaya hukum Indonesia yang berbicara, daripada hukum politik,” ungkapnya.