Putuskan Tidak Bersalah

Sidang DKPP

Sidang DKPP

Surabaya – Dalam sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan bahwa Ketua serta anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya dinyatakan tidak bersalah, sehingga kemudian nama baiknya direhabilitasi.

Jimly Asshiddiqie Ketua DKPP menyatakan bahwa pengaduan atas KPU Surabaya yang dituduh telah melanggar kode etik dalam penyelanggaraan Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 2015 tidak terbukti.

“DKPP juga menolak aduan pengadu untuk seluruhnya, serta merehabiltasi pihak teradu, dalam hal ini lima komisioner KPU Surabaya,” kata Robiyan Arifin Ketua KPU Surabaya.

“Kami yakin demikian, karena dari awal kami juga sudah yakin bahwa langkah-langkah yang kami putuskan selama berlangsungnya tahapan Pilwali ini sudah sesuai,” tambahnya.

“Kami berharap semua pihak menghormati keputusan DKPP, sejatinya, sidang DKPP adalah untuk melindungi kehormatan Penyelenggara Pemilu,” ungkapnya.

“Sehingga, apabila dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya saat menyelenggarakan Pemilu ada tuduhan pelanggaran kode etik, maka pada sidang di DKPP akan dibuktikan apakah tuduhan tersebut terbukti atau tidak,” terangnya.

“Jika terbukti, maka bisa mendapat sanksi, namun, jika tidak terbukti maka nama baiknya direhabilitasi, semoga ikhtiar kita bersama untuk mewujudkan Pilkada yang jujur, adil, demokratis, dan berintegritas dapat tercapai di Kota Surabaya,” jelasnya.