Provinsi Ada Anggaran Bopda, DAU Tidak Dikurangi

Saiful Rachman, Kadispendik Prov Jatim

Saiful Rachman, Kadispendik Prov Jatim

Jawa Timur, portal nasional – Upaya Kota Surabaya untuk mengalokasikan Bopda (Bantuan Operasional Pendidikan Daerah) untuk tingkat SMA/SMK patut di apresiasi.

“Saya kira daerah yang lain juga harus punya kepedulian seperti itu,” kata Saiful Rachman, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Saiful Rachman mengatakan bahwa pendidikan merupakan masalah kongkuren yang menjadi urusan bersama dan untuk pencairan Bopda bukan merupakan pelanggaran karena pihak Pemkot (pemerintah kota) Surabaya bisa mencairkan langsung ke siswa atau ke sekolah. Dan dirinya sangat menghargai langkah Surabaya yang sampai saat ini mencari kejelasan hukum terkait pencairan Bopda.

“Jika Bopda itu batal dicairkan, kita tidak ada masalah karena anggaran dari provinsi tetap ada dan siswa yang mampu biar bayar, yang tidak mampu gratis,” ungkap Saiful Rachman.

Meski kewenangan SMA/SMK dari kabupaten/kota dialihkan ke provinsi efektif dimulai secara menyeluruh per 1 Januari 2017, kabupaten/kota tidak perlu khawatir karena Dana Alokasi Khusus (DAU) dari pemerintah pusat tidak akan ikut beralih ke provinsi.

“Pemerintah pusat tidak akan mengurangi DAU di kabupaten/kota untuk dipindah ke provinsi, termasuk yang biasa dialokasikan untuk pembiayaan SMA/SMK. Dan provinsi juga menerima penambahan DAU tersebut,” tandas Saiful Rachman.

Saiful Rachman berharap dengan tidak dikuranginya DAU di kabupaten/kota, daerah bisa memanfaatkannya untuk mendukung pembiayaan SMA/SMK seperti pemberian gaji guru SMA/SMK non PNS./*