Program Rastra Menunggu Pemerintah

Agustin Poliana

Agustin Poliana

Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dipastikan tidak bisa melaksanakan program voucer pangan masyarakat miskin dari pemerintah pusat.

Sebulan sebelum pelaksanaan program tersebut pengganti Beras Rakyat (Rastra). Pemerintah pusat belum juga menerbitkan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis.

Agustin Poliana Ketua Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengatakan, pelaksanaan itu belum ada petunjuk teknis dari pemerintah pusat.

“Padahal harusnya program ini akan bergulir bulan Februari depan,” kata Agustin. “Masalahnya bagaimana mekanisme penunjukkan toko,” tambahnya.

“Bagaimana penukaran dan penyaluran anggaran itulah yang belum ditetapkan pemerintah pusat,” terangnya.

Agustin menyampaikan, juga meminta agar anggaran Rakyat Sejahtera (Rastra) dari Pemkot Surabaya juga dipertahankan mengingat data dari Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Surabaya masih ada sekitar 114 ribu Kepala Keluarga (KK) Masyarakat Miskin (Maskin).

Sementara yang terkaver pemerintah pusat baru sekitar 72 ribu KK. “Hingga bagi yang belum terkaver bisa ditangani Pemkot. Jadinya biar adil dan merata,” jelasnya.