Pro Kontra Usung Risma Duduki Kursi Panas

Kursi Panas Menuju Pemkot Surabaya

Kursi Panas Menuju Pemkot Surabaya

Surabaya – Walau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya masih lama. namun Beberapa parti besar sudah melirik Bakal Calon (Balon) Surabaya 1.

Pasca Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan ketertarikan terhadap Tri Rismaharini (Risma) yang kini masih menjabat sebagai Walikota untuk duduk kembali pada tahun 2015 mendatang.

Tidak hanya PKS, Partai gerakan Indonesia Raya (Gerindra) rupanya juga tertarik pada sosok Risma. “Dari kaca mata Partai Gerindra, Tri Rismaharini merupakan aset bagi Kota Surabaya,” kata BF Sutadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra yang juga anggota Fraksi Gerinda Dewan Perwakilan Raryat Daerah (DPRD) Surabaya.

“Bu Risma itu sangat kompeten, kalau Partai Demokrasi Indoensia Perjuangan (PDIP) memang tidak mau mengusungnya, Partai Gerindra siap untuk mengusungnya,” terangnya.

Masih kata Sutadi, partainya terkendala dengan minimnya suara di legislatif. Sesuai aturan, partai bisa mengusung calon walikota apabila minimal memiliki 8 kursi di DPRD Surabaya.

“Kita tunggu saja apa PDIP itu serius atau tidak mau mengusung bu Risma, bisa saja itu hanya upaya PDIP mengukur reaksi partai lain,” paparnya.

Adies Kadir Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya (DPD PG) Surabaya mengaku kurang tertarik mengusung Risma untuk maju dalam Pilkada Surabaya tahun 2015 mendatang.

“Kami belum berpikir ke arah sana. Sekali lagi biasanya kita mencalonkan kader sendiri,” aku Adies kadir.

“Kita tidak ada kepikiran merebut Risma untuk diusung pada Pilkada Surabaya nanti, nanti ada proses verifikasi tokoh-tokoh yang dipandang mumpuni,” jelasnya.