Prajurit Meninggal Karena Bunuh Diri

tni auJakarta – Sempat adanya tudingan bahwa meninggalnya Praka Yudha Prihartanti merupakan anggota dari Batalion Komando Paskhas 464/Malang dianiaya oleh beberapa perwira.
Marsekal Madya (Marsma) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jemi Trisonjaya Kepala Divisi Penerangan (Kadiv Pen) TNI Angkatan Udara (AU) mengatakan, kejadian itu berawal dari 3 perwira mendapat perintah dari atasannya.
Ketiga perwira itu diperintah untuk membina Praka Yudha. Sebab Praka Yidha memiliki masalah utang-piutang.
Masih kata Jemi, ketika ditanya selalu berbelit-belit.
Pada akhirnya diberi tindakan dengan dikunci pada salah satu kamar di barak.
Praka Yudha sempat ingin kabur namun tertangkap lagi. Yudha juga sempat meminta izin ke kamar mandi dan mendapat pengawalan dari salah seorang perwira.
Ketika keluar perwira teraebut ditabrak dan menuju barak. Yudha kemudian. Mengambil pisau komando. Saat ditanya oleh perwira yang mengawalnya tadi.
Yudha mengatakan pisau ini bukan untuk menyerang atasannya, namun hendak bunuh diri.