PPDB Tahun Ini Berjalan Lancar

Saiful Rachman, Kadispendik Prov Jatim

Saiful Rachman, Kadispendik Prov Jatim

Jawa Timur, portal nasional – Saiful Rachman, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mengungkapkan bahwa jawa timur merupakan daerah yang menempati urutan ketiga terbanyak mendapat aduan masyarakat mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Ini terjadi karena proses awal PPDB mengkuti regulasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Dari data Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jawa timur menempati urutan ketiga daerah dengan aduan masyarakat terbanyak masalah PPDB dengan 25 aduan setelah Provinsi Jawa Barat dengan 38 aduan dan Provinsi Banten dengan 26 aduan di urutan kedua.

“Kami mengikuti regulasi dari Kemendikbud dalam proses awal PPDB dengan penggunaan pola zonasi 90 persen permanen, dan banyak diprotes oleh masyarakat,” ungkap Saiful Rachman.

Banyaknya protes dari masyarakat, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melakukan konsultasi dengan Soekarwo selaku Gubernur Jawa Timur untuk mengambil kebijakan yakni mengembalikan petunjuk teknik (juknis) sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) yang sudah ada.

“Waktu dikembalikan ke juknis dengan sistem zonasi tapi bebas prosentase, langsung tidak ada masalah,” jelas Saiful Rachman.

Saiful Racman menyampaikan, untuk pelaksanaan PPDB tahun ini (TA 2017/2018) di jawa timur berjalan lancer, meski ada beberapa pagu sekolah di daerah 3T (terdepan, terpencil, terjauh) yang tidak terpenuhi.

“Kepala Sekolah itu memasang pagunya terlalu tinggi. Jadi dikembalikan lagi. Seharusnya penentuan pagu sesuai dengan situasi dan kondisi,” kata Saiful Rachman.

Dengan hasil PPDB ini, Saiful Rachman akan memetakan kembali sekolah-sekolah yang sepi peminatnya.

Untuk SMK yang kekurangan peminat, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tidak akan langsung menutup sekolah itu, melainkan akan menganalasis dan mengonsultasikan terlebih dahulu dengan Kemendikbud untuk dibuatkan program-program yang lebih spesifik sesuai sertifikasi sekolah./*