Posisi Erna Tidak Aman

MERR IIC

MERR IIC

Surabaya – Kasus proyek jalan Middle East Ring Road (MERR) IIC lingkar timur terus bergulir dengan kerugian negara mencapai Rp (Rupiah) 12,4 miliar.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya beberapa waktu lalu, keberadaan Erna Purnawati merupakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Surabaya berada pada posisi yang tidak aman.

Peyampaian Erna sebagai saksi untuk terdakwa Euis Darliana serta Olli Faisol dinilai oleh jaksa berubah pada persidanngan sebelumnya.

“Setelah menerima data-data tersebut, Kadis PU tidak pernah membicirakan dengan P2T. Ibulah sebagai yang paling tanggungjawab,” tegas Martua Rambe Ketua Majelis.

“Masih diperiksa sebagai saksi ya, apa sudah tingkatkan,” tanyanya.

Saat Ketua Majelis Hakim menanyakan ganti rugi yang jumlahnya sangat besar.

Erna mengakui bahwa sejak awal sudah ada indikasi perubahan data. “Lalu dilakukan pengukuran ulang ada perubahan, dari semula 190 meter menjadi 59 meter,” kata Erna.