Politikus Dimintai Keterangan Kejari

kejagungSurabaya – Adanya potensi korupsi pada pembangunan Instalasi Pengelolahan Air Limbah (IPAL) Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (PD RPH) Surabaya.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak meminta keterangan pada salah seorang politikus yang dulunya merupakan sebagai abdi negara.

Lingga Nuarie Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Kejari Tanjung Perak menyampaikan, dia diperiksa ketika menjabat sebagai Badan Pengawas (Bawas) PD RPH Surabaya.

Rupanya Kejari Tanjung Perak Tidak hanya memanggil mantan Bawas PD RPH. Ternyata ada beberapa nama lain yang juga menjalani pemeriksaan.

Beberapa nama itu adalah, Miftakul Horri merupakan mantan Direktur Administrasi Keuangan (Dir Adm Keu)

Kemudian M Haris mantan Direktur Utama (Dirut). Sedangkan Pujianto, Joko, M Eddy Susianto sebagai staf. “Kelimanya sudah kami mintai keterangan,” singkatnya.

Perlu diketahui, proyek pembangunan IPAL PD RPH Suabaya menggunakan dana sebesar Rp (rupiah) 3,8 milliar dan adanya kerugian negara sebesar Rp 200 juta.