PKS Nyatakan Netral

Achmad Zakaria

Achmad Zakaria

Surabaya – Achmad Zakaria Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Surabaya, minta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya meminta fatwa hukum terkait pelaksanaan perpanjangan pendaftaran Pasangan Calon Pilihan Kepala Daerah (Paslon Pilkada) Surabaya.

“Kami melihat landasan perpanjangan pendaftaran pasangan calon Pilwali oleh KPU rawan gugatan,” kata Zakaria. “Siapapun yang menang atau kalah berpotensi untuk digugat. Karenanya kami memilih netral,” tambahnya.

Masih kata Zakaria, KPU Surabaya mestinya bisa mencontoh sikap yang diambil oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk menyikapi masalah yang rentan gugatan atau berperkara hukum.

“Jadi meskipun ada Surat Edaran (SE) Menteri, Pemkot tidak mau gegabah melakukannya karena sudah melakukan konsultasi dengan pakar dan kejaksaan,” ujarnya.

“PKS masih menunggu dinamika politik terkait pilwali Surabaya,” kata Reni Astuti.

“Sikap netral ini baru sebatas sikap pengurus PKS, belum diteruskan kepada para kader. Karena kami juga mendengar dan menampung aspirasi dari para kader,” paparnya.

Reni Astuti menambahkan, sikap yang diambil PKS ini bukan berarti PKS ingin melakukan intervensi kepada KPU. Tetapi PKS ingin agar pelaksanaan Pilkada Surabaya berlangsung sesuai dengan Undang-Undang (UU).

“Kalau sudah berdasarkan aturan yang berlaku, siapapun yang terpilih entah Pilkada tahun 2015 atau tahun 2017, PKS tetap akan bersikap kritis terhadap pelaksanaan pemerintahan di Surabaya,” tegas Reni.