PIOS Berhasil Atasi Limbahnya Sendiri

piosSurabaya – Keberadaan pasar dimanapun sudah menjadi kebutuhan bagi semua kalangan masyarakat, terlebih juga keberadaan untu pasar induk.

Namun ada permasalahan yang juga timbul ketika berdirinya sebuah pasar dalam hal ini adalah mengenai sampah, apalagi dengan adanya pasar induk.

Namun yang membedakan dengan Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS), dengan pasar-pasar yang lainnya.

PIOS ternyata memiliki penyelesaian dalam mengatasi limbah pasar. Bahkan PIOS juga melakukan kerjasama dengan Dinas Pertamanan dan Ruang Terbuka Hijau (DPRTH) Surabaya.

Rahayu Trissila General Manager (GM) PIOS mengatakan, sejak tahun 2014 silam. PIOS menjadi satu-satu pengelola pasar swasta dalam hal penanganan sampah secara mandiri.

“Untuk pengolahan sampah organik dengan diberi bantuan mesin pencacah sampah oleh Pemkot Surabaya,” kata Rahayu.

Masih kata Rahayu, PIOS saat ini telah menghasilkan sebanyak 6 ton setiap harinya.

Rahayu menambahkan, dengan didapatnya bantuan berupa 1 unit mesin pencacah sampah. PIOS dapat menerapkan progam Reduce, Reuse and Recycle (3R).

Dengan begitu, PIOS dapat menghemat biaya pembuangan sampah sebesar Rp (rupiah) 1,2 juta setiap bulan. Sedangkan sebelumnya PIOS mengeluarkan anggaran sebesar Rp 3,6 juta.