PG Tolak Total Mihol

M Alyas dan Binti Rochmah

M Alyas dan Binti Rochmah

Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tingkat II Partai Golongan Karya (PG) Surabaya dengan tegas menolak total, Rancangan Peraturan Daerah Minuman Beralkohol (raperda Mihol).

Seperti yang disampaikan Binti Rochmah anggota Komisi B bidang Perekonomian (Eko) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya yang juga anggota Panitia Khusus (Pansus) Raperda Mihol.

“Kita melakukan publik hearing dan masyarakat menolak,” kata Binti. “Kita kan Wakil Rakyat merupakan kepanjangan tangan dari rakyat, ya, kita turuti,” tambahnya.

Binti menambahkan, di awal persetujuan tim pansus tanpa dihadiri partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Demokrat (PD).

Termasuk salah satu anggota yang ikut voting untuk diloloskannya pasal 6. Yakni, memperbolehkan penjualan mihol di tingkat pengecer, dalam hal ini Supermarket dan Hypermart.

Binti berdalih keputusan tersebut bukan final. “Siapa yang bilang menyetujui, sebenarnya itu adalah belum keputusan,” ungkapnya.

“Kita berproses pada keputusan tersebut, kita melakukan publik hearing dengan berbagai elemen, nah, kenyataannya kan beda,” terangnya.

“Akhirnya menjadi keputusan bersama, bahwa kami menolak total,” terang M Alyas Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II PG Surabaya.

“Sudah sejak awal-awal saya katakan, termasuk kepada Ketua Pansus, kalau perlu judulnya bukan pengendalian dan pengawasan, tapi pelarangan,” jelasnya.