Petinggi BNN Donggala Terjerat Korupsi

Guruh Arif Darmawan, Kapolres Donggala

Guruh Arif Darmawan, Kapolres Donggala

Palu – Aparat Polres Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng) menetapkan dan menahan lima tersangka dugaan kasus korupsi penyalahgunaan anggaran sosialisasi di Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Donggala.

Salah satu dari kelima tersangka korupsi adalah Kepala BNN Kabupaten Donggala Burhan Maidi. Kasus korupsi itu telah menyebabkan kerugian negara kurang lebih Rp500 juta.

Dugaan kasus korupsi di BNN Donggala yang menyeret lima petinggi di BNN Donggala sebagai tersangka. Terungkapnya kasus itu setelah penyelidikan yang dilakukan oleh tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Donggala pada awal Maret 2013.

Kapolres Donggala AKB Guruh Arif Darmawan, menjelaskan dari hasil penyelidikan, tim Polres Donggala menemukan adanya penyimpangan penggunaan anggaran dana sosialisasi.

Modus yang mereka gunakan dengan memalsukan tanda tangan pelajar pada setiap sosialisasi yang dilakukan BNN Donggala.

Kelima tersangka adalah Kepala BNN Burhan Maidi, Kepala Seksi Pemberdayan Masyarakat Mohammad Yaser, Kepala Seksi Pencegahan Radika Kardinata, Bendahara Umum BNN, Sudirman, serta Kepala Tata Usaha I Ketut Rumadi.

“Keempat tersangka dugaan kasus korupsi di BNN Donggala telah dijebloskan ke sel tahanan Polres Donggala. Sedangkan Burhan Maidi dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Palu dengan alasan sakit,” jelas Guruh Arif Darmawan.