Peserta BPJS Dihentikan, Kepala BPJS Ketakutan

bpjsSurabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akhirnya memberhentikan terhadap 31.423 peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Agustin poliana Ketua Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengatakan, menonaktifkan peserta BPJS PBI, karena meningal dunia dan naik ke kelas 2.

Masih kata Agustin, lapoean tersebut disampaikan Dinas kesehatan (Dinkes) ke BPJS Kesehatan Cabang Utama Surabaya melalui surat dengan nomor 440/33/50/436.7.2/2017 tentang Penambahan dan Pengurangan PBI Kota Surabaya bulan 12/2017.

“ini sepihak, harusnya juga melakukan cek dilapangan,” kata Agustin. “Ada yang berobat pakai BPJS tidak bisa digunakan kartunya,” tambahnya. “Bahkan ada yang sudah masuk Rumah Sakit (RS),” ungkapnya.

Agustin mendapati permasalahan warga ketika melakukan reses dibeberapa wilayah seperti, Kanginan, Kali Butuh serta juga Pakis.

Perlu diketahui, untuk anggaran pada bidang kesehatan BPJS PBI sebesar Rp (rupiah) 163 miliar.

Namun anehnya diberhentikan anggaran kesehatan kepada ribuan warga sama sekali tanpa menggunakan data.

Cucu Zakaria Kepala BPJS kesehatan Kantor Cabang Utama Surabaya enggan berkomentar. “Coba tanyakan ke anggota dewan saja,” ungkapnya sambil bergegas pergi menghindari cercahan pertanyaan awak media.