Perubahan Sistem Aset Otomatis Berkurang

Adi Surtarwijono

Adi Surtarwijono

Surabaya – Peralihan kebijakan dari Kabupaten dan Kota untuk bidang pendiidkan mulai awal bulan tahun 2017, ternyata telah menghilangkan aset yang sebelumnya dimiliki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Adi Sutarwojono Wakil Ketua Komisi A bidang Pemerintahan (Pem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya menyampaikan, kalau itu logisnya menurut Undang-Undang (UU) nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (Pemda).

“Otomastis berpindah ke Pemprov, perintah UU seperti itu,” kata Adi. “Jadi di UU itu ditetapkan sejumlah item, yang menandai perubahan atau alih kelola Sekolah Menegah Atas dan Kejurua (SMA/K) dari Kabupaten dan Kota Ke Provinsi,” tambahnya.

Masih kata Adi, itu sebenarnya aset negara. “Hanya pengelolaan yang semula di Pemerintah kabupaten dan Kota (Pemkab/Kota), seiring dengan UU nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas),” tuturnya.

“Dimana pada saat itu, memberikan kewenangan pengelolaan kepada Kabupaten dan Kota untuk mengurus pendidikan mulai prasekolah hingga pendidikan dasar,” terangnya. “Tentu saja asetnya berkurang,” pungkasnya.