Pertanyakan Pergantian Nama Jalan

Masduki Toha

Masduki Toha

Surabaya – Rencana digantinya naa jalan untuk Dinoyo menjadi Pasunfan dan Gunungsari menjadi Prabu Siliwangi oleh Soekarwo Gubernur Jawa Timur (Jatim) mulai dipertanyakan.

Masduki Toha Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengatakan, usulan tersebut telah diterima Wali Kota Surabaya dan kemudian Pemerintah Kota (Pemkot) draft Peraturan Daerah (Perda).

“Draft itu diajukan ke DPRD untuk dibentuk Panitia Khusus (Pansus),” kata Masduki.

Masduki menuturkan, bahwa proses perubahan nama jalan cukup panjang dan harus melalui berbagai kajian akademis.

Masduki mempertanyakan, alasan Gubernur perubahan 2 nama jalan di Surabaya itu. Sebab 2 jalan tersebut mempunyai sejarah.

“Kenapa Dinoyo dan Gunung sari, bukan Darmo atau Bubutan ” tanya Masduki. “Ini harus ada kajian dari sejarawan,” tuturnya.

Masih kata Masduki, perubahan nama jalan berdampak pada perubahan dokumen kependudukan maupun lainnya.

Masduki menerangkan, perubahan administrasi tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah (Pemda) .

“Seluruhnya akan ditanggung Pemda, hanya kendalanya kadang masyarakat enggan mengurusnya, sebab menyita waktu,” terangnya.