Pengusaha Langgar Permenaker

BPJS

BPJS

Surabaya – Permasalahan buruh sampai sekarang ternyata belum juga berakhir. Kali ini sekitar 100 buruh PT Duta Cipta Perkasa (DCP) yang bergerak pada kontruksi baja mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Beberapa perwakilan buruh PT DCP dihadapan Armuji Ketua DPRD Surabaya menyapaikan, bahwa ada pelanggaran terhadap Peraturan Meneter Tenaga Kerja (Pemenaker).

“Tuntutannya adalah terkait Upah Minimun Daerah (UMD) yang tidak sesuai dengan tetentuan pemerintah,” kata Doni Hariyanto. “Sekitar 1000 buruh tidak didaftarkan oleh perusahaan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,” tambahnya.

Masih kata Doni, kecelakaan kerja antara 10 hingga 15 buruh. “Untuk uang lembur saja, DCP hanya membayar Rp (rupiah) 5000 setiap jamnya, dan UMD Rp 1.800.000,” paparnya.

“Dalam minggi ini, akan dijadwalkan oleh Komisi D, dan saya sampaikan ke komisi untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak),” kata Armuji.

Armuji menambahkan, perusahaan tersebut juga bermasalah dengan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Hal tersebut juga diaminin oleh beberapa buruh. Buruh juga menyampaikan PT DCP juga bermasalah dengan warga sekitar terkait IPAL.