Pengembalian Tidak Ada Landasannya

Armuji

Armuji

Surabaya – Ribuan berkas pengajuan dana hibah dari hasil Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya beberapa waktu lalu dikembalikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Hal tersebut membuat Armuji Ketua DPRD Surabaya angkat bicara. “Teman-teman sempat berkonsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” kata Armuji.

“Dan ternyata hasilnya masih harus menunggu Surat Edaran (SE) yang dalam minggu ini akan diternitkan,” tambahnya. “Jadi apa yang dijadikan acuan oleh Pemkot sehingga berdampak pengembalian proposal dana hibah dan jasmas, itu tidak bisa dibuat landasan,” ungkapnya.

“Jadi intinya, kami menunggu SE, jika ternyata bunyi SE itu ternyata sama, maka kami siap untuk taat aturan,” tandasnya.

“Kalau aturan itu diterapkan, yakni harus berbadan hukum, maka dari jumlah proposal itu yang bisa tersortir sampai 80 persennya, ini kan kasihan,” tambahnya.

Masih kata Armuji, yang telah berbadan hukum itu justru yang sudah mapan dan kami anggap tidak layak menerima bantuan itu. Tetapi bagaimana dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan beberapa kegiatan yang bersifat sosial dan tidak punya penghasilan bulanan, itu persoalannya.

“Kenapa tidak sejak dari awal, karena kami telah memberikan harapan kepada masyarakat, dan ternyata malah seperti ini, untuk itu kami minta kepada Pemkot untuk menjelaskan terkait penolakan itu,” jelasnya.