Penertiban Pedagang, Ada Pesanan

pasar2Surabaya – Kembali pertemuan antara pedagang pasar keputran dengan beberapa pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Surabaya di Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

“Pertemuankan kali ini untuk mencari solusi, bukan adu kekuatan,” ungkap Sachiroel Alim Anwar Ketua Komisi C. “Ada solusi terkail pedagang yang berjualan di badan jalan dengan dimasukkan di pasar-pasar terdekat,” kata Sunarsih dari Dinas Koperasi (Dinkop) Surabaya.

Berdasar keterangan dari salah seorang di Peursahaan Daerah Pasar Surya Surabaya, bahwa yang berjualan di badan jalan tersebut sebagian besar bukan pedagang pasar keputran.

“Yang benar pedagang pasar keputran, adalah 66 pedagang,” tambahnya. “Dari kemarin belum ada solusi, dan kita hany bisa melakukan pengaturan serta penataan,” kata Irvan¬† Widyanto Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya.

“Mereka tetap berjualan, tapi kita atur jam berjualannya,” terangnya. “Itu merupakan amanat dari Ibu Walikota Surabaya,” akunya.

Bahkan Irvan meminta pada pedagang pada pukul (pk) 06.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) semua harus bersih termasuk sampah. “Sehingga bisa digunakan sebagaimana mestinya,” paparnya.

“Kenapa pasar keputran terus ditertibkan, sedangkan yang lainnya tidak,” tanya Simon Lekatompessy Wakil Ketua (Waket) Komisi C. “Ini ada pesanan, siapa yang memesan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan dengar pendapat yang membahas terkait penertiban serta jam berjualan pedagang masih berlangsung.