Pemkot Tetap Anggarkan BOPDA

Hendro Gunawan

Hendro Gunawan

Surabaya – Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon dan Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran (APBD TA) 2017 mulai dibahas.

Tim anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Banggar DPRD) Surabaya berkumpul guna membahas rencana anggaran untuk tahun depan.

Keseluruhan anggaran belanja yang diajukan yaitu senilai Rp (rupiah) 8,1 trilliun. Bahkan Pemkot Surabaya tetap memasukkan anggaran Biaya Operasional Daerah (BOPDA) untuk Sekolah Menengah Atas maupun Kejuruan (SMA/K) meskipun sudah ada pengalihan kewenangan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Hendro Gunawan Sekretaris (Sek) Kota Surabaya mengatakan, Pemkot memang memutuskan untuk tetap menganggarkan walaupun kemungkinan untuk formula penyalurannya masih belum bisa dipastikan.

“Tapi yang jelas dalam KUA PPAS ini memang masih kita masukkan, anggaran hibah BOPDA untuk sekolah menengah masih kita anggarkan untuk tahun 2017,” kata Hendro.

Masih kata Hendro, nilai anggaran yang dialokasikan untuk BOPDA tidak jauh dengan nilai yang dimasukkan di APBD 2016, yaitu sekitar Rp 187 miliar.

Hendro menambahkan, untuk bentuk penyalurannya masih dirumuskan oleh Pemkot juga DRPD. “Opsi pertama adalah kemungkinan bahwa sekolah SMA SMK bisa tetap kembali dikelola Pemkot, lalu opsi kedua adalah bantuan disalurkan langsung ke siswa,” paparnya.