Pemkot Segel Pasar Sayur Koblen

PasarSurabaya – Bangunan Pasar Sayur Koblen yang diyakini tidak mempunyai izin pada akhirnya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan tegas diberi tanda silang. Setelah sekian tahun bangunan calon pasar di Koblen berdiri.

Petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya mendatangi lokasi dan sudah berdiri lapak semi permanen sejak tahun 2014 lalu.

Petugas Satpol lantas memasang stiker berukuran besar bergambar tanda silang sebagai bukti adanya pelanggaran Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) di salah satu lapak.

“Melanggar, tidak punya Izin Mendirikan Bangunan (IMB),” kata Irvan Widyanto Kepala Satpol PP Surabaya.

“Mereka tidak boleh beraktivitas dan beroperasi hingga perijinannya dilengkapi,” tegasnya.

Chalid Buchori Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Surabaya mengatakan, bahwa bangunan di Koblen itu tidak mengantongi IMB. “Belum ada,” kata Chalid singkat.

Hal senada juga disampaikan Wiwiek Widiyati Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Surabaya. Bahkan dirinya sama sekali tidak mengetahui adanya bangunan baru pendirian pasar sayur di Koblen.

Wiwiek menegaskan, Disdag Surabaya belum mengeluarkan izin adapun, termasuk kajian sosial ekonomi (sosek) terkait pembangunan rencana pasar sayur di koblen.