Pemkot Kebiri Suara Wakil Rakyat

Vinsensius

Vinsensius

Surabaya – Perubahan nama jalan sampai saat ini masih menjadi perdebatan. Tepatnya pergantian nama Jalan Gunungsari menjadi Jl Parbu Siliwngi dan Jl Dinoyo menjadi Jl Pasundan.

Bahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan merubah Peraturan Daerah (Perda) nomor 02 tahun 1975.

Vinsesius anggota Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya angkat bicara. 

Vinsensius mengatakan, di dalam pasal disebutkan perubahan nama jalan ditetapkan Wali Kota setelah mendapat persetujuan dewan.

Ke depan dewan tidak diberi hak untuk menyetujui ataupun menolak perubahan nama jalan.

“Itu sama halnya Pemkot mengebiri suara wakil rakyat,” ungkap Vinsensius.

Vinsensius menegaskan, DPRD Surabaya bakal melawan bila hal itu terjadi lantaran dewan merupakan representasi suara rakyat.

”Satu orang saja yang setuju, maka patut dipertanyakan dan konsisten mereka suruh menilai sendiri,” terangnya.

”Ini perlu diketahui Pemkot Surabaya, bahwa nama jalan bukan semata-mata diciptakan oleh nagara, namun ada konsensus publik di situ,” pungkasnya.