Pemkot Harus Paparnya Semuanya

Camelia Habiba

Camelia Habiba

Surabaya – Pembangunan jalur trem yang sebentar lagi akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sepajang jalur utama surabaya mendapat perhatian dari kalangan legislator.

“Kemarin itu bukan pemaparan, kemarin hanya kita ini turut menyaksikan penandatanganan,” kata Camelia Habiba Sekretaris Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

“Menurut kami, saya pribadi, pembahasan itu belum selesai, karena DPRD ini belum diajak bicara secara fokus, terkait Angkutan Masal Cepat (AMC) itu,” tambahnya.

Masih kata Habiba, DPRD Surabaya sangat aspiratif pada program-program Pemerintah Kota (Pemkot) terutama terkait AMC.

“Surabaya ini mencari solusi untuk menangani kemacetan, tapi banyak pertimbangan-pertimbangan yang harus dipikirkan, harusnya ini pemkot duduk bersama dengan DPRD, membahas terkait subsidi,” ungkapnya.

“Melihat Kemenhub kemarin itu yang pasti mengelola adalah PT Kereta Api Indonesia (KAI), lalu apa asas manfaat untuk surabaya,” tanyanya.

“Terlebih bagaimana mensosialisasikan keberadaan trem itu sendiri, apakah budaya dan karakter masyarakat surabaya senang dengan trem, sedangkan Rp (rupiah) 500 ribu sudah dapat kendaraan roda dua, ini yang juga harus dipikirkan oleh pemkot,” terangnya.

“Apakah Pemkot sudah melakukan sosialiasi secara terbuka dengan masyaralat umum, bagaimana nani jalurnya, terintegrasi kemana saja,” jelasnya.

“Saya berharap, Pemkot menyikapi keberadaan AMC, mungkin Pemkot mengundang seluruh anggota DPRD, paparkan semuanya,” urainya.

“Sehingga nanti kalau pada masa reses Jasmas, kita bisa membantu Pemkot, untuk sosialisasi ke masyarakat, ini yang saya selalu tekankan kepada Pemkot,” pungkasnya.