Pemkot Harus Hati-Hati

Jpeg

Moch Machmud

Surabaya – Kasus Super Blok Marvell City masih saja memanas dan menjadi polemik bahkan memunculkan solusi sewa lahan.

“Pemkot harus berhati-hati karena investor itu sudah ada niat untuk mencuri,” kata Mcoh Machmud anggota Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

“Buktinya mereka sudah ada upaya untuk menjadikan lahan itu miliknya melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN), padahal sudah mengetahui jika Pemkot sebagai pemiliknya dibawah Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan saya minta untuk digugat ulang,” tambahnya.

“Uang Pemerintah Kota (Pemkot) itu sudah cukup banyak, jangan beralasan untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) lantas mau menyewakan lahan itu,” ungkapnya.

“Saran saya, Pemkot harus tetap bertahan untuk tidak menyewakan dan bila perlu tetap mengembalikan fungsi lahan itu untuk jalan,” paparnya.

“Sekarang lokasi itu sedang diproses pemblokiran, harusnya segera di garis polisi, karena tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebagaimana mestinya, pemberlakuan tindakan ini harus sama terhadap semuanya, jangan karena besar lantas tidak dilakukan,” imbuhnya.

“Jika masalah ini diusut, maka akan ketahuan semua, oknum siapa yang bermain, karena yang bisa menentukan orang itu bersalah itu hanya aparat penegak hukum, sebelumnya mereka diam, setelah ribut-ribut baru mencari keselamatan masing-masing,” tandasnya.