Pemkot Harus Bertanggung Jawab

CBSurabaya – Hilangnya bangunan Cagar Budaya (CB) yang dilakukan oleh pengembang membuat kalangan perduli bangunan bersejarah melakukan upaya hukum.

Komunitas Bambu Runcing Surabaya (KBRS) mrlakukan gugatan terhadap Tri Rismaharini (Risma) Wali Kota Surabaya juga PT Jayanata.

KBRS melakukan gugatan pada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan investor disebabkan rumah radio perjuangan Bung Tomo dihancurkan.

“Apa yang dilakukan oleh KBRS ini dengan melakukan gugatan class action perbuatan melawan hukum yang disertai dengan permohonan ganti rugi,“ kata Okky Saputra selaku kuasa hukum KBRS.

“Dalam bentuk keperdataan merupakan bentuk kesadaran dan kontrol warga kepada siapapun terutama pemerintah agar berhati hati dan berkomitmen terhadap sebuah keputusan yang sudah dibuat “ tambahnya.

“Selain itu gugatan ini dimaksudkan sebagai bentuk keseriusan perjuangan panjang KBRS dalam memperjuangkan Rumah Perjuangan Radio Bung Tomo,“ terangnya.

“Saya berharap melalui gugatan ini akan ditemukan titik temu terhadap penyelamatan kembali rumah radio perjuangan Bung Tomo yang sudah ditetapkan sebagai cagar budaya,“ urainya.

“Pemkot dan Jayanata harus bertanggung jawab terhadap peristiwa penghancuran rumah ini,“ jelasnya.

“Karena dari rumah inilah Kota Surabaya bisa disebut sebagai kota Pahlawan,“ tuturnya.