Pasar Sayur Tidak Miliki Izin

pasarSurabaya – Pasar Koblen yang dulunya merupakan pasar buah, yang pernah ditertibkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, rupanya akan berdiri dengan menjual sayuran.

Bahkan sudah berdiri sebanyak ratusan lapak dengan ukuran 2,5 kali 1,5 meter (m).

“Ini memang pasar sayur di sini,” kata salah seorang pedagang yang berjualan di sekitar bekas pasar konten. “Ini masih dibangun, kalau masalah izin saya nggak tahu,” ungkapnya.

“Warung saya ini juga dibongkar pindah ke belakang sana, karena mau dibuat pelebaran jalan buat akses pasar ini mas,” terangnya.

Terpisah, Wiwiek Widiyati Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Surabaya menyampaikan, bahwa dirinya tidak mengetahui adanya bangunan baru di kawasan Koblen.

“Saya belum tahu kalau soal itu,” kata Wiwiek.

Masih kata Wiwiek, Disdag Surabaya sampai saat ini belum mengeluarkan izin apapun, termasuk kajian sosial ekonomi (sosek) terkait pembangunan tersebut.

“Tidak ada surat masuk dan kita tidak mengeluarkan izin apapun soal itu,” Jelasnya. “Coba ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) soal Izin Mendirikan Bangunan (IMB)-nya,” pungkasnya.