Parpol Jadi Korban Hak Angket

dprMadiun – Setelah disahkannya hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) beberapa waktu lalu.

Sampai saat ini masih menjadi pembahasan yang menarik. Bahkan menimbulkan pro dan kontra.

“Dengan hak angket malah menciptakan KPK semakin kuat, saya yakin rakyat sangat mendukung,” kata Lukito.

“Namun hal itu sepertinya tidaklah mungkin, sebab munculnya hak angket berakar dari memaksa untuk membuka rekaman,” tambahnya.

“Mereka itu paham hukum apa tidak, kalau rekaman dibuka, ya, pasti pada bersih-bersih,” kata Bagio.

“Komisi yang membidangi hukum, tidak paham hukum, gimana bisa itu,” ungkap Sanusi.

“Cara mereka itu, sama halnya dengan melakukan intervensi hukum, sadar apa tidak,” kata Gito.

“Kalau mau cuci tangan, tolong, jangan lakukan intervensi hukum,” tegasnya.

“Partai politik (parpol) untuk kasus ini, akan menuai badai, aebab orang kebanggan parpol, suda pada buta mata,” kata Rendi.