Pansus TCB Panggil Calon Anggota

kms aSurabaya – Panitia Khusus Tim Cagar Budaya (Pansus TCB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya memanggil calon anggota TCB yang diusulkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Dalam dengar pendapat, Pansus TCG menggali visi maupun misi juga konsep 6 calon anggota TCB dalam melestarikan bangunan cagar, situs, kawasan cagar budaya yang ada di Surabaya.

Adi Sutarwijono anggota Pansus TCB DPRD Surabaya menanyakan mengenai konsepsi TCB dalam melestarikan bangunan cagar budaya.

Sebab yang masuk di dalam bangunan cagar budaya tidak semata mengarah pada warisan colonial belanda.

“Karena aspek kesejarahan menjadi penanda perjalanan peradaban sebuah kota, jati diri kota ada di situ,” kata Adi.

“Selama ini masih sangat sedikit tulisan-tulisan itu, misalkan soal penjara Kalisosok, apa betul dibangun di zaman Daendels,” terangnya.

Retno Hastijanti Ketua TCB menyampaikan dalam melaksanakan tugasnya, melestarikan bangunan bersejarah tersebut tim berpegang pada Undang-Undang (UU) dan kemanfaatan bagi masyarakat.

Retno menambahkan, sebagai Ibu kota Provinsi, dasar pelestarian cagar budaya di Surabaya harus Urban Heritage atau warisan kota.

“Jadi, cagar budaya yang ada diseleraskan dengan kedinamisasn kota,” katanya

Masih kata Retno, segala tindakan pelestarian bangunan cagar budaya telah diatur adalam Undang-Undang. Sesuai pemeringakatan, bangunan cagar budaya diklasifikasi dalam tiga peringkat : Utama (A), Madya (B) dan Pratama (C).

Untuk memperingkatkan, tim cagar budaya sangat berhati-hati, dengan berlandaskan pada data penelitian dan metode.

Perlu diketahui, 6 calon anggota TCB telah dipanggil dan 4 orang yang terbagi dalam 2 sesi. Kemudian 2 orang lainnnya akan mememenuhi panggilan kalangan dewan.

Berikut nama-nama calon anggota TCB, Ketua Dr. Ir. Retno Hastijanti. M.T (Arsitektur), Sekretaris, FA. Missa Demettawati (Arkeolog), Ir. Handinoto.M.T (Ahli Konstruksi Bangunan), Dr. Purnaman Basundoro, SS, M.Hum (Pengamat Budaya) dan Prof. Johan Silas (Ahli Tata Kota).