Pansus RDTRK Rumuskan Zona Baru

DPRDSurabaya – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Detil Tata Ruang dan Kota (RDTRK) tengah masuk pada materi zona serta rencana tata bangunan dan lingkungan (RTPL).

“Jangan sampai ada saling kontradiksi antar aturan satu dengan yang lain,” kata Syaifudin Zuhri Ketua Panitia Khsus (Pansus) Raperda RDTRK Dan Zonasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

“Makanya harus detail, lebih baik kami melakukannya beberapa kali dalam waktu yang panjang,” tambahnya.

“Bahkan kami kembali meminta waktu perpanjangan 60 hari lagi untuk pembahasan,” ungkapnya.

“Karena semangatnya melindungi kepentingan semua pihak, ketimbang cepat tetapi bermasalah dibelakang hari,” urainya.

Syaifudin menyampaikan, pembahasannya telah masuk dalam materi zona. Namun hanya menyangkut soal kawasannya, tidak menyangkut soal detail persil di kawasan tersebut.

“Ada beberapa zona, tapi salah satu adalah soal kawasan di Ampel, bagaimana peradaban, kondisi dan lingkungannya dulu,” terangnya.

“Sehingga ini merupakan bentuk konsistensi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menjaga eksistensi sejarah, makanya kami butuhkan pendapat dari para ahli,” pungkasnya.