PAN Ditelikung Dewan Surabaya

Surat

Surat

Surabaya – Lolosnya pasal peredaran minuman beralkohol (Mihol) di tingkat pengecer Supermarket dan Hypermarket dalam Rancangan Paraturan Daerah (Raperda) mihol menuai polemik.

Sebelumnya Syaiful Aidy merupakan anggota Panitia Khusus (Pansus) Mihol dari Fraksi Partai amanat Nasional (PAN) legislatif Surabaya menyetujui hal tersebut.

“Partai kami menolak Perda yang menghalalkan Miras di Supermarket dan kios-kios, tapi bila Perdanya melarang peredaran Mihol, tentunya kami juga tegas mendukungnya,” kata Surat Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Surabaya.

Ditemui di ruang Fraksi PAN, Surat yang memang secara khusus datang untuk menegaskan sikap partai atas Perda Mihol kepada para legislator menyebut aturan terkait pelarangan perdaran Mihol di tingkat pengecer sudah jelas.

Masih kata Surat, aturan pelarangan peredaran Mihol secara bebas sudah jelas tercantum dalam Undang-Undang (UU) nomor 28 tahun 2009, Keputusan Presiden (Keppres) nomor 74 tahun 2015 dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor 06 tahun 2015 yang tegas melarang penjualan Mihol di minimarket, supermarket dan sejenisnya serta di kios-kios.

Surat menyampaikan, PAN secara tegas menginstruksikan kepada fraksi PAN di DPRD Surabaya untuk menolak segala Perda yang memperbolehkan peredaran dan perdagangan Mihol di mini market, supermarket dan kios-kios.

Terkait munculnya kabar salah satu anggota fraksi PAN yang ikut menyetujui lolosnyta pasal peredaran Mihol di supermarket dan hypermarket, Surat menyerahkan sepenuhnya pada fraksi untuk pembinaannya.

Namun terkait sudah kadung lolosnya pasal tersebut, Surat menugaskan ketua fraksi untuk menghadang lolosnya Perda di tingkat Banmus.

“Prosesnya masih ada Badan Musyawarah (Banmus), disitu nanti peran Ketua Fraksi untuk menghadang dan menegaskan penolakan PAN,” terangnya.