“Nyanyian” Raja Bonaran Situmeang, Fitnah Atau Ada Relevansinya

raja bonaran situmeang

raja bonaran situmeang

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto, bereaksi atas tudingan tersangka suap sengketa pemilihan kepala daerah Tapanuli Tengah, Raja Bonaran Situmeang, Bupati non-aktif Tapanuli Tengah. Menurut Bambang, tuduhan itu cuma sensasi dan fitnah untuk penyelamatan diri.

“Ada banyak koruptor mencari cara menyelamatkan diri. Salah satu cara membuat sensasi, fitnah dan menarik pihak lain terlibat atau membuat isu lain yang jauh dari kepentingan untuk membela kesalahannya atas tuduhan korupsi,” ungkap Bambang kepada awak media,

Bambang membantah tuduhan Bonaran yang menyebutkan bahwa dirinya pernah meminta bantuan kepada Akil dalam perkara sengketa pilkada Kotawaringin.

“Sepanjang karier sebagai lawyer, saya tidak pernah melakukan suap-menyuap, karena saya bukan tipikal lawyer seperti itu,” kata Bambang.

Bambang mengaku menunggu laporan Bonaran yang mengkaitkan dirinya. Dan laporan tersebut akan tetap ditelaah oleh KPK untuk dinilai apakah benar atau hanya fitnah.

“Saya tunggu laporannya, karena nanti akan bisa dinilai, sensasi, fitnah atau ada relevansinya dengan kapasitas saya sebagai pimpinan KPK,” jelas Bambang.