Naniek Pilih Diam

Naniek Zulfiani

Naniek Zulfiani

Surabaya – Permohonan pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) yang dilayangkan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) terhadap Edi Rachmat anggora Fraksi gabungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya ditanggapi secara dingin oleh Naniek Zulfiani.

Naniek Zulfiani Sebagai Ketua Fraksi gabungan Hanura, Nasdem dan PPP (Handap) memilih pasif. “Untuk saat ini saya belum bisa bersikap dan memberikan komentar apapun,” kata Naniek.

Namiek menambahkan, terkait pengajuan surat PAW itu, ada sejumlah pihak yang menuding jika surat tersebut berasal darinya.

“Tapi sudah saya jelaskan datangnya surat dari DPC,” paparnya. “Sekali lagi saya katakan, kita masih menunggu, kalau di fraksi saya pastikan semuanya tetap solid,” tegasnya.

Ketika disinggung pengajuan PAW tanpa melibatkan fraksi dan telah melangkahi kewenangannya. Naniek langsung menyanggah hal itu.

Naniek menyampaikan, dirinya sebagai pihak yang tidak memiliki kepentingan apapun dan sama sekali tidak mempermasalahkannya.

‚ÄúPak Agus Santoso pernah menjadi ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya, mungkin beliau lebih tahu prosedurnya,” elaknya.

“Yang jelas kita akan konsultasi dulu ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP),” terangnya. “Fraksi hanya menunggu sampai surat itu masuk,” pungkas Naniek.