Mutasi Di Pemprov Jatim Bisa Menjadi Bumerang Bagi Gubernur

soekarwo dan saifullah Yusuf (Gus Ipul)

soekarwo dan saifullah Yusuf (Gus Ipul)

Jawa Timur ‚Äď Gerbang mutasi dan promosi yang akan dilakukan pada akhir bulan Pebruari 2015 ini dan paling lambat awal bulan Maret 2015 di pemerintahan provinsi Jawa Timur, dipastikan tidak akan merubah sistim birokrasi yang selama ini dibangun oleh Soekarwo, Gubernur Jawa Timur.

Menurut sumber yang bisa dipercaya, Dengan kebijakan yang dimilikinya, Soekarwo akan tetap mengamankan pejabat khususnya esselon II yang dianggap loyal terhadap dirinya meski pejabat tersebut memiliki ‚Äúrapor merah‚ÄĚ dalam pelaksanaan kerjanya.

‚ÄúLihat saja, Gubernur akan mempertahankan pejabat yang dianggapnya loyal meski tidak bisa bekerja,‚ÄĚ jelas sumber yang ingin identitasnya dirahasiakan.

Menurut sumber yang memiliki badan tegap dan sudah melalang buana lebih dari 15 tahun bergelut di pemerintahan Jawa Timur ini menyebutkan, selama ini pejabat yang dianggap memiliki rapor merah dalam pelaksanaan kerjanya mampu membuat Soekarwo kesengsem (senang,red) meski dalam kinerjanya amburadul.

Kinerja pejabat pemilik rapor merah ini jika tetap dipertahankan oleh Gubernur, dipastikan akan menjadi bumerang bagi Gubernur sendiri. Sumber mencotohkan penyalahgunaan wewenang dan jabatan seperti menerima suap, melakukan nepotisme aktif, pelaksanaan program yang tidak jelas, manipulasi data hasil kerja yang tidak sesuai kenyataan, penggunaan anggaran yang tidak semestinya merupakan kerja ‚Äúbodong‚ÄĚ yang harus diperhatikan Gubernur.

Saat dimintai penjelasan pejabat yang dianggap memiliki rapor merah tersebut siapa saja dan di SKPD (satuan kerja perangkat daerah) mana saja, sumber enggan menyebutkan. Sumber hanya mengatakan pihak Kepolisian, Kejaksaan, BPK, KPK lebih tahu dari dirinya./*