Munculkan Hak Angket

Vinsensius

Vinsensius

Surabaya – Pembangunan Pasar Turi Baru (PTB) yang tidak kunjung selesia. Rupanya menjadi perhatian serius dari kalangan legislatif.

Vinsensius anggota Komisi C bidnag Pembanggunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya akan mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) penanganan masalah pasar turi.

“Pasar Turi tak kunjung selesai, dan banyak harta benda menjadi korban, Pedagang kehilangan sumber pendapatan, kami mencoba menyalurkan aspirasi mereka, hasil dengar pendapat tidak maksimal,” katanya.

Masih kata Vinsensius, hasil dengar pendapat dewan selama ini tidak cukup kuat dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Kota (SKPD Pemkot) Surabaya, pedagang maupun investor PTB dalam hal ini PT Gala Bumi Perkasa (GBP).

Setiap kali dengar pendapat selalu memunulkan berupa rekomendasi. Sedankan rekomendasi ini sifatnya bisa dilaksanakan dan juga bisa tidak diikuti.

Vinsensius menyampaikan, hasil keputusan Pansus nantinya memiliki kekuatan hukum. Hasil temuan dalam proses investigasi bisa menjadi bahan bagi kepolisian jika terbukti ada pelanggaran hukum.

Hal senada juga disampaikan Ahmad Suyanto yang juga anggota Komisi C DPRD Surabaya. Menurut Suyanto, selama niat pembentukan Pansus untuk menegakkan kebenaran. Pihaknya akan memberikan dukungan. Hanya saja, namanya bukan Pansus penanganan masalah pasar turi.

“Kalau Pansus afiliasinya dengan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), apakah nanti itu hak angket, hak interpelasi, atau hak menyatakan pendapat, tanyakan kepada Awey yang mengusulkan,” ucapnya.