Miryam Disarankan Menyerahkan Diri

polisiJakarta – Miryam S Haryani mantan legislatif pusat yang dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah memberikan keterangan palsu untuk kasua mega proyek pengadaan elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).

Miryam ketika akan diperiksa oleh KPK, malah menghilang. Setelah beberapa kali KPK mengeluarkan surat panggilan, tetap tidak memenuhi panggilan tersebut dan pada akhirnya KPK mengeluarkan nama Miryam dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dikirimkan ke Kepolisian.

Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Setyo Wasisto Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Kadiv Humas Mabes Polri) menyarankan untuk segera menyerahkan diri.

“Dari pada ditangkap dengan upaya paksa,” kata Setyo. “Kalau tidak apa boleh buat, ya kita upaya paksa,” ungkapnya.