Miris Kalau Tak Mampu Bayar THR

NasdemSurabaya – Penolakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menuai kritik.

“Saya heran dengan Surabaya yang termasuk kota metropolitan terbesar setelah Jakarta,” kata Agus Santoso kader Partai Nasional Demokrat (NaaDem) Surabaya.

“Sebetulnya harus malu dengan pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri),” tambahnya.

“Apakah Surabaya sudah miskin sampai-sampai tidak bisa bayar THR,” tanya Agus.

Agus mendorong Pemkot Surabaya agar segera membayarkan THR kepada semua petugas-petugas yang selama ini membantu menjaga kota surabaya menjadi aman, indah dan tertib.

“Bila melihat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Surabaya sudah mencapai Rp (rupiah) 9 triliun,” ungkap Agus.

“Dan yang paling miris kalau dibilang surabaya tidak bisa bayar THR seluruh pegawai itu amatlah lucu, sebab silpa dari APBD setiap tahunnya mencapai Rp 1 triliun lebih,” terangnya.