Minta Waktu 6 Bulan

Warga Stren Kali Mas, Mengadu Ke Komisi A

Warga Stren Kali Mas, Mengadu Ke Komisi A

Surabaya – Keberadaan warga yang tinggal disepanjang Stren Kali Mas (SKM) tidak lama lagi akan ditertibkan. Nantinya akses tersebut akan digunakan untuk jalan inspeksi sungai.

“Mereka pada prinspnya sangat memahami, tentang regulasi tanah stren kali,” kata Minun Latif anggota Komisi A bidang Pemerintahan (Pem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya pasca dengar pendapat.

“Cuma mereka meminta waktu untuk membongkar tempat mereka tinggal selama ini, dalam waktu 6 bulan dihitung sejak sekarang,” tambahnya.

Masih kata Minun, sedangkan dari forum dengar pendapat di Komisi A menentukan 4 bulan terhitung juga sekarang. “Bagi mereka yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) surabaya, ini secara otomastis disiapkan Rumah Susun (Rusun),” ujarnya.

“Mengenai teknisnya ada pada kewenangan di Dinas Pengelolahan tanah dan Bangunan (DPTB) Surabaya,” paparnya.

“Sedangkan yang bukan KPT surabaya, ada 2 opsi, kembali ke daerah asal, yang kedua pindah ke surabaya, dengan minta surat mutasi dar daerah asal ke kota surabaya,” terangnya.

Minun menyampaikan, semua warga yang mendiami di SKM dari total 148 jiwa. Sekitar 40 yang memiliki KPT surabaya, selebihnya merupakan warga dari luar surabaya.

Untuk pemindahan barang-barang milik mereka. Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya akan membantu dari segi akomodasi angkutan, begitu juga dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya.