Minta Adanya Pembatasan Kuota

uberSurabaya – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Surabaya mengharapkan supaya pemegang kebijakan transportasi
lebih bersikap tegas untuk taksi applikasi online ilegal.

Seiring berlakunya Peraturan Gubernur Jawa Timur (Pergub Jatim) bersamaan dengan Peraturan Menteri
Perhubungan (Permenhub) nomor 32 tahun 2017 yang telah direvisi.

Sonhaji Wilaho Ketua Organda Surabaya menyampaikan, walaupun Pergub akan diberlakukan pada tanggal 01/04/2017. Pihak Organda masih belum puas terhadap sejumlah aturan yang termuat.

Masih kata Sonhaji, seperti pada tarif batas bawah untuk taksi
online masih terlalu murah dibandingkan taksi reguler. Untuk taksi online Rp (rupiah) 3450 setiap Kilometer (KM), sementara pada taksi reguler tarifnya sebesar Rp 4500 setiap KM.

Pihak Organda dalam hal itu meminta disamakan tarifnya, begitu juga dengan kuota armada taksi onlie sebanyak 3 ribu unit dikurangi menjadi seribu unit.

Taxi online juga tidak diperbolehkan operasi pada beberapa tempat seperti bandara, stasiun dan Rumah Sakit (RS) bahkan juga pusat perbelanjaan.