Meriahnya Padang Rembulan Di Ngawi

padang rembulan ngawi

padang rembulan ngawi

Jawa Timur – Kali ini pentas seni Padang Rembulan diadakan di kabupaten Ngawi. Acara yang diselenggarakan oleh UPT Dikbangkes Sekolah Dinas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menampilkan berbagai seni pertunjukan mulai dari tari, Pertunjukan Ketoprak hingga Drama yang kesemuanya dibawakan oleh siswa pelajar dari tingkat TK,SD, SMP, dan SMA sederajat. Festival Seni Padang Rembulan yang baru pertama kali diadakan di Kabupaten Ngawi tersebut dilaksanakan di lapangan Merdeka Ngawi.(21/062014)

Menurut Harun, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, mengatakan, latar belakang gelar seni pertunjukkan Padang Rembulan diawali dari permasalahan moral generasi muda membutuhkan perhatian semua pihak, terutama bagi para pendidik, masyarakat dan orang tua. Dan pendidikan mempunyai peranan penting dalam menumbuh kembangkan budi pekerti, pembentukan karakter, pemikiran, yang luas ke depan melalui berbagai bidang termasuk seni budaya.

Acara Seni Padang Rembulan Ngawi, juga dihadiri langsung oleh Budi Sulistyono (Bupati Ngawi), Sucipto (Sekertaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur), Siswanto (Sekertaris Daerah), Abimanyu (Kepala Dinas Pendidikan Kab.Ngawi) dan para kepala SKPD se-Kab.Ngawi lainnya. Acara makin terasa meriah dengan persembahan berbagai tarian yang disuguhkan kepada para tamu undangan dan para penonton yang memenuhi area lapangan merdeka Ngawi.

Sucipto sangat terkesan dengan apa yang dipersiapkan Kab.Ngawi sebagai tuan rumah pagelaran Seni Padang Rembulan kali ini. Sucipto berharap agar Kab.Ngawi di tahun depan berkenan menjadi tuan rumah lagi dalam pagelan Seni Padang Rembulan.

Sedangkan Budi Sulistyono, Bupati Ngawi, menuturkan bahwa Pagelaran Seni Padang Rembulan diharapkan mampu berkembang menjadi suatu wadah apresiasi sekaligus ajang silaturahmi antar pelajar dalam suatu bingkai pertunjukan kesenian. Karena kesenian ini merupakan bentuk karya cipta manusia yang dipergunakan untuk mengkomunikasikan pengalaman jiwa yang dialami baik langsung maupun tidak langsung.

Melalui Gelar Seni ini diharapkan juga sebagai saran pembangunan karakter anak sesuai dengan Instruksi Bupati No 1 tahun 2014 mengenai ”Sekolah Ramah Anak”. Budi Sulistyono berharap agar kegiatan ini bisa dilanjutkan untuk tahun- tahun yang akan datang.

Untuk membuka acara Pagelaran Seni Padang Rembulan Ngawi, secara bersama-sama dilakukan pemukulan gamekan oleh Budi Sulistyono, Sucipto, Siswanto, dan Abimanyu.