Mereka Itu Bukan Manusia

llajMojokerto – Terkait pemberlakukan cara baru dengan pembatasan kecepatan yang akan diterapkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemehub) mendapat reaksi yang beragam dari kalangan masyarakat.

“Kalau langkah yang diterapkan itu untuk menekan angka kecelakaan, kenapa tidak secepatnya dlaksanakan,” kata Tri. “Yang perlu diketahui oleh Pak Menteri, pengedara sekarang sama sekali tidak punya etika berkendara yanng baik, main potong serta salip kanan dan kiri,” tambahnya.

“Parahnya untuk dalam kota saja kecepatan begitu menakutkan pengendara lain, ketika ditegur, malah diajak ribut atau berkelahi, seperti jagoan saja,” kata Ria.

“Saya setuju dengan langkah Pak Menteri, segera dilakukan penerapan itu, terlebih untuk aparat kepolisian, beri sanksi yang relatif berat bagi pengendara seperti itu,” tambahnya.

“Mereka itu membahayakan nyawa kita, saya minta pada kepolisian, bila ada pengendara seperti itu cabut saja Surat Ijin Mengemudi (SIM),” ungkap Surip dengan geramnya.

“Saya yakin yang mengemudi seperti itu bukan manusia, kalau manusia pastinya mengerti tentang perilaku berkendara yang baik, apa salah kalau mereka pantas disebut sebagai binatang, karena tidak punya etika di jalan,” terangnya.