Mereka Diperiksa Untuk Irman

ktpJakarta – Untuk kasus korupsi elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa beberapa saksi. Nama Saksi itu adalah Chairuman Harahap mantan anggota Komisi II bidang Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Aparatur Negara dan Reformasi, Birokrasi, Kepemiluan, Pertanahan dan Reforma Agraria Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2009 – 2014.

Tidak hanya Chairuman, bahkan ada nama lain yang juga menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Paulus Tanno Direktur Utama (Dirut) PT Sandipala Arthaputra (SA).

Ferry Haryanto Dirut PT. Polyartha Provitama (PP) serta juga Lina Wurung dari swasta. Annabella M. Kalumata karyawan PT PP.

Yosep Sumartono mantan Aparatur Sipil Negara (ASP) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dikduk Capil) Kemedagri.

Bahkan juga Rudiyanto Dirut PT Badan Klasifikasi Indonesia (BKI). Semua nama-nama itu diperiksa untuk Irman yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Irman merupakan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjenduk Capil ) Kemendagri. Dalam korupsi e-KTP adanya kerugian negara sebesar Rp (rupiah) 2 triliun dari total anggaran sekitar 6 triliun.