Memalukan, Ternyata Salah Panggil

Gedung DPRD Surabaya

Gedung DPRD Surabaya

Surabaya – Kejadian memalukan mewarnai dengar pendapat yang digelar di Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya. Dalam dengar pendapat tersebut, ternyata Komisi C salah memanggil pemilik bangunan yang diduga belum mengatongi izin.

Anggota Komisi C sebelumnya mendapat laporan dari warga bahwa ada salah satu apartemen yang belum mengantongi izin. Informasi yang dimaksud adalah apartemen Puncak MERR. Namun anehnya, yang diundang justru pengelola Apartemen Gunawangsa yang telah memiliki izin lengkap.

“Izin kami sudah lengkap baik untuk Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), Hinder Ordinatie (HO/gangguan) maupun ijin-ijin lainnya,” terang salah satu perwakilan.

Karena sudah terlanjur mengundang, pembahasan malah melenceng akibat tidak punya dasar untuk dijadikan bahasan, sert terlihat kebingungan.

Seperti Adi Sutarwijono anggota Komisi C malah menyinggung masalah tenaga kerja. Sedangkan Buchori Imron lebih parah lagi menanyakan masalah lahan parkir yang tidak ada kaitannya dengan substansi permasalahan.

Untuk menyiasati rasa malu, Syaifudin Zuhri Ketua Komisi C akhirnya menutup agenda dengar pendapat, serta menyatakan akan mengunjungi Apartemen Gunawangsa untuk mengetahui kondisi di lapangan.