Manipulasi Anggaran ULP Ditetapkan Tersangka

korupsiJakarta РPasca menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung (Kejagung).  Al Jona Kautsar merupakan tersangka kasus manipulasi Uang Layanan Persidangan dan Uang Layanan Penanganan / Penyelesaian Laporan Masyarakat (ULP dan ULS) pada Komisi Yudisial (KY) sama sekali tidak mengeluarkan kata-kata.

Perlu diketahui, saat ini Jona masih menjadi Staf Sub Bagian Verifikasi dan Pelaporan Akuntansi Bagian Keuangan Biro Umum KY.

Setia Untung Arimuladi merupakan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung menyatakan, Jona dengan R Hardi Winoto sebagai penerima ULP dan ULS memang diperiksa.

Berdasar Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) nomor 22/F.2/Fd.1/03/2014, Kejagung telah menetapkan Jona tersangka dengan melakukan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) bahkan juga pencucian uang.

Jona melakukan menipulasi anggaran, hingga ada selisih sebesar Rp (rupiah) 4.165.261.341, dan masuk pada rekening pribadi.