Manajemen RS Premier Surabaya, Terapkan Kebijakan Sepihak

demoSurabaya – Ratusan pegawai Rumah Sakit Premier (RSP) Surabaya menggelar aksi demo. Aksi tersebut menuntut keadilan karena adanya diskriminasi antara karyawan lama dan baru, akan dilangsungkan sampai beberapa hari ke depan sampai tuntutan mereka tercapai. Posisi pegawai yang terdiri administrasi, satpam, helper, engineering, umum dan lainnya serta juga perawat yang tergabung dalam Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) RSP Surabaya.

Tri merupakan koordinator aksi menyampaikan persoalan ini, sebenarnya sudah dibahas sejak akhir tahun 2013, saat ramai-ramainya pembahasan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Surabaya yang ditetapkan sebesar Rp (rupiah) 2,257 juta, sedangkan pihak manajemen RSP Surabaya, belum memberlakukannya ke seluruh karyawan.

Informasi yang berkembang, kenaikan itu hanya diberlakukan kepada para karyawan baru saja. Sementara karyawan lama yang sudah belasan tahun bekerja di RSP Surabaya, tidak mendapat kenaikan apapun.

Hal inilah yang dianggap diskriminasi oleh para karyawan, sampai bulan 02/2014 ini pun, pembahasan terkait tuntutan karyawan agar ada pemerataan kebijakan, tidak pernah dijalankan manajemen RSP Surabaya. Manajemen tetap berpijak pada keputusannya.

“Saya digaji Rp 2,3 juta, itu sudah 13 tahunan bekerja, sementara karyawan yang baru saja masuk karena ada pemberlakukan UMK Surabaya, sudah digaji Rp 2,2 juta, ini tidak adil dan dalih manajemen, UMK itu hanya berlaku bagi karyawan yang baru,” ungkap salah seorang karyawan.

“Seharusnya, bagi karyawan lama dengan masa kerjanya tentu harus dihitung sehingga kenaikannya bisa dilihat dari elemen yang lain pula, ini sama sekali tak ada kenaikan apapun,” tandasnya.

Ariyanto HRD Manager RSP Surabaya saat dikonfirmasi bahkan berusaha ditemui sama sekali tidak berhasil. Namun saat dikonfirmasi melalui telepon tidak berstatemen. Ariyanto menyarankan, untuk masalah itu sebaiknya bertemu langsung untuk dialog, dia menolak jika konfirmasi melalui telepon. Aksi tersebut juga digelar di RSP Bintaro serta Tangerang.