Main tutup, Tidak Perhatian Perda

Mazlan Mansyur

Mazlan Mansyur

Mazlan Mansyur

Mazlan Mansyur

Surabaya – Komisi B bidang Perekonomian (Eko) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya menilai bahwa penutupan toko modern yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya melanggar Peraturan Daerah (Perda).

Sebab Peraturan Daerah (Perda) nomor 08 tahun 2014 tanggal 16/03/2015. Tepatnya pasal 20, syarat untuk mengurus Ijin Usaha Toko Swalayan (IUTS) pengusaha masih diberikan masa tenggang 3 bulan.

“Ini bahkan belum sampai 1 bulan, Satpol PP sudah main tutup aja,” kata Mazlan Mansyur Ketua Komisi B.

Masih kata Mazlan, mengenai perda tersebut oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) sudah disosialisasikan ke seluruh pengelola toko modern. Namun masa tenggang waktu harus diterapkan.

“Jangan asal main tutup aja, ironisnya, ada toko modern yang sudah mempunyai kajian sosial ekonomi (sosek) tetap ditutup, pemerintah tidak boleh sewenang-wenang seperti ini,” tegasnya.